Muhaimin Iskandar (Cak Imin): Profil dan Karir Ketua Umum PKB

Fajarpos.com
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Istimewa).

Muhaimin Iskandar, yang lebih dikenal sebagai Cak Imin, adalah seorang politisi Indonesia yang memegang mandat sebagai Ketua Umum PKB sejak 2005. Berikut adalah profil lengkapnya:

Informasi Pribadi

Muhaimin Iskandar lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 24 September 1966. Ayahnya, Muhammad Iskandar, adalah seorang guru di Pondok Pesantren Manbaul Ma’arif.

Muhaimin menyelesaikan pendidikan Madrasah Tsanawiyah Negeri Jombang dan Madrasah Aliyah Negeri I Yogyakarta. Dia kemudian melanjutkan studi ekonomi dan manajemen bisnis di Universitas Atma Jaya Jakarta, pada tahun 1979 hingga 1986.

Karir Profesional

Sejak duduk dibangku kuliah, Muhaimin aktif di tempat-tempat diskusi dan juga aktif di pergerakan mahasiswa.

Dia bergabung di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan terpilih menjadi ketua cabang PMII Yogyakarta pada 1994-1997. Selain itu, dia juga aktif di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Karir Politik

Pada tahun 1998, ia bersama tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama termasuk Abdurrahman Wahid mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan ia ditunjuk sebagai sekretaris Jenderal (Sekjend).

Pada pemilu 1999, Muhaimin terpilih sebagai anggota DPR RI dari partai PKB. Di lembaga legislatif tersebut pada usia 33 tahun, dia menjadi Wakil Ketua DPR RI 1999-2004.

Dia termasuk pimpinan termuda di DPR yang pernah ada saat itu. Kariernya terus meroket, seiring menjadi ketua umum PKB. Bersamaan dengan itu, pada pemilu 2004, Muhaimin terpilih kembali menjadi anggota DPR dan kembali menjadi Wakil Ketua DPR RI 2004-2009.

Pada pemilu berikutnya, Muhaimin sukses untuk ketiga kalinya menjadi anggota DPR dan kali ini dia diminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyo menjadi menteri tenaga kerja dan Transmigrasi 2009-2014.

Di pengujung jabatan menterinya berakhir, pada tahun 2014, Muhaimin secara aklamasi terpilih kembali sebagai ketua umum PKB.

Dia dianggap berhasil menaikkan suara pemilu PKB pada tahun 2014. Keberhasilannya berlanjut, saat Muhaimin mengantarkan kader-kader PKB menjadi menteri di Kabinet Kerja Joko Widodo 2014-2019.